Skip to Content
Loading...
Admin Uniga
Admin Uniga
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?
English Version

Mahasiswa Program RPL Teknik Elektro UNIGA Malang Alami Lonjakan Tajam lebih dari 7 Kali Lipat

Mahasiswa Program RPL Teknik Elektro UNIGA Malang Alami Lonjakan Tajam lebih dari 7 Kali Lipat

MALANG – Cahaya layar laptop menerangi wajah serius para pekerja yang baru saja menyelesaikan shift mereka di berbagai penjuru daerah. Alih-alih beristirahat, mereka justru bersiap memasuki ruang kelas virtual untuk mengejar mimpi yang sempat tertunda, yakni meraih gelar sarjana Teknik Elektro di Universitas Gajayana Malang (UNIGA Malang). Di balik layar tersebut, terdapat semangat para profesional yang sedang berupaya mengubah bertahun-tahun pengalaman lapangan menjadi bukti akademis yang sah melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Program RPL di Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik dan Informatika (FTI), Universitas Gajayana Malang (UNIGA Malang) kini tengah menjadi sorotan seiring dengan lonjakan minat yang signifikan. Jika pada semester genap tahun 2025/2026 tercatat baru 6 mahasiswa yang bergabung, jumlah tersebut melesat tajam menjadi 46 mahasiswa pada semester ganjil tahun 2026/2027. Lonjakan ini mencerminkan kebutuhan yang sangat tinggi bagi para praktisi di industri untuk mendapatkan pengakuan formal atas kompetensi yang telah mereka bangun selama bertahun-tahun bekerja di lapangan.

Daya tarik utama program ini terletak pada kemampuannya untuk mengonversi pengalaman kerja menjadi Satuan Kredit Semester (SKS), sebuah solusi praktis bagi mereka yang tidak ingin memulai dari nol. Syarat yang ditetapkan yakni calon mahasiswa harus memiliki masa kerja minimal dua (2) tahun di semua bidang. Melalui proses asesmen yang ketat oleh para dosen Teknik di FTI, portofolio pekerjaan mereka divalidasi dan diakui sebagai pengganti beberapa mata kuliah teoretis maupun praktikum.

Proses perkuliahan dijalankan secara hybrid. Hal ini menjadi kunci fleksibilitas bagi para mahasiswa RPL yang mayoritas adalah pekerja aktif. UNIGA Malang memahami bahwa membagi waktu antara tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab akademik bukanlah hal mudah, sehingga kolaborasi sistem daring-luring dirancang agar tetap efektif tanpa mengganggu produktivitas. Pemanfaatan e-learning menjadi solusi untuk menjaga standar kualitas pendidikan tetap dijaga ketat oleh para pengajar yang berpengalaman di bidang keteknikan.

Efisiensi waktu menjadi nilai tambah yang paling dirasakan oleh para mahasiswa, di mana lulusan diploma tiga (D3) berpeluang menyelesaikan pendidikan sarjana hanya dalam kurun waktu satu tahun. Bagi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang memiliki pengalaman kerja mumpuni, gelar sarjana teknik dapat diraih paling cepat dalam dua tahun, jauh lebih singkat dibandingkan jalur reguler. Namun, satu tahap yang tetap mengharuskan kehadiran fisik di kampus adalah pengerjaan dan sidang skripsi, guna memastikan orisinalitas serta kualitas penelitian mahasiswa.

Penerapan RPL ini bukan sekadar tentang kemudahan administrasi, melainkan wujud nyata dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Ruang kelas virtual di FTI UNIGA Malang telah menjadi saksi bagaimana keringat di lapangan kerja kini bertransformasi menjadi ilmu pengetahuan yang terstruktur. Ketika kelas daring berakhir malam itu, sebuah harapan baru mulai tumbuh di hati para pekerja yang siap melangkah lebih tinggi dengan bekal gelar sarjana teknik di tangan.

Share

Related Posts

Confirmation of Closure

Are you sure you want to close this video playback?