- Posted by : admin PTI
- on : November 01, 2026
MALANG – Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Gajayana Malang (UNIGA Malang) menggelar kunjungan akademik ke unit konten kreatif Amazing Malang di Malang Creative Center (MCC), pada Senin (26/10/2026), untuk menjembatani teori di kelas dengan praktik profesional. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk melihat secara langsung ekosistem industri kreatif digital yang berkembang pesat. Melalui observasi lapangan, UNIGA Malang berupaya memastikan mahasiswanya memiliki wawasan industri yang aktual.
Dosen pengampu, Irfani Zukhrufillah, S.Sos., M.I.Kom., menekankan bahwa pengalaman belajar di luar kampus merupakan instrumen penting bagi mahasiswa komunikasi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan yang memotivasi para peserta agar memanfaatkan momen ini untuk menggali ilmu sebanyak mungkin. Beliau menyatakan, "Pembelajaran tidak hanya di kelas. Dengan belajar dari berbagai pakar, akan melengkapi teori yang kita pelajari di kelas."
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi dan juga didampingi oleh Ibu Novi Ratriningtyas, S.I.Kom., M.I.Kom. Bertindak sebagai narasumber utama adalah Ali Abidin, yang menjabat sebagai Koordinator Akun Media Sosial Amazing Malang. Ali berbagi pengalaman mengenai seluk-beluk manajemen platform digital yang telah sukses membangun basis audiens yang besar.
Pokok bahasan dalam sesi berbagi mencakup strategi pengelolaan media sosial, proses kreatif produksi konten digital, hingga teknik komunikasi yang efektif untuk menjangkau audiens secara luas. Materi yang disampaikan berkaitan erat dengan kompetensi yang diajarkan dalam mata kuliah Podcast dan Radio Digital serta Copywriting. Diskusi interaktif pun bergulir saat mahasiswa mencoba mendalami tantangan nyata yang dihadapi oleh para pengelola konten di lapangan.
Harapannya, ilmu praktis yang diperoleh dari Amazing Malang dapat menginspirasi mahasiswa untuk menghasilkan karya-karya inovatif selama masa studi. UNIGA Malang berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai industri kreatif guna meningkatkan kualitas lulusan yang kompeten dan siap kerja. Dampak positif ini diharapkan mampu memperkuat posisi prodi sebagai pusat pencetak komunikator digital yang andal.