- Posted by : Asdos 2021
- on : March 30, 2026
Penulis : Wirayuda
Editor : Irfani
Universitas Gajayana (UNIGA) Malang terus memacu inovasi
mahasiswa di kancah nasional. Bertempat di Aula Utama Kampus, UNIGA Malang
menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Program Kreativitas
Mahasiswa (PKM) pada Senin (30/03). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai
langkah nyata membekali mahasiswa dalam kompetisi ilmiah paling bergengsi di
Indonesia.
Acara dibuka dengan pengarahan dari Wakil Rektor II UNIGA
Malang, Dr. Drs. Sugeng Mulyono. Dalam sambutannya, beliau menekankan
pentingnya mahasiswa mengambil peran aktif dalam program-program yang telah
dicanangkan oleh negara melalui Kemendikbudristek.
"PKM adalah peluang emas yang disediakan negara. Kami
ingin mahasiswa UNIGA Malang tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktor utama
yang memanfaatkan fasilitas negara ini untuk meningkatkan kualitas diri.
Kompetisi di kancah nasional adalah pembuktian jati diri dan integritas
akademik kalian," tegas Dr. Sugeng.
Beliau juga menambahkan bahwa melalui PKM, mahasiswa
belajar mengelola dana publik secara akuntabel, yang merupakan latihan penting
bagi kepemimpinan mereka di masa depan.
Memasuki sesi inti, bimbingan teknis dipandu langsung oleh
Sekretaris Wakil Rektor II, Awaluddin, M.Psi. Beliau memaparkan secara detail
mengenai perubahan pedoman PKM tahun 2026 dan bagaimana menyiasati persaingan
yang semakin ketat.
"Kunci dari PKM bukan hanya ide yang brilian, tapi
kesesuaian administrasi dan ketajaman solusi. Program ini dirancang negara
untuk melahirkan lulusan yang solutif. Kita akan kawal setiap proposal agar
memiliki novelty (kebaruan) yang kuat sehingga layak mendapatkan pendanaan
nasional," ujarnya.
Pihak universitas berharap melalui pembekalan yang intensif
ini, jumlah proposal mahasiswa UNIGA Malang yang lolos pendanaan tahun ini
meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Target akhirnya adalah
membawa inovasi mahasiswa UNIGA Malang hingga ke ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa
Nasional (PIMNAS).
