- Posted by : Asdos 2021
- on : April 29, 2026
Penulis : Wirayuda
Editor : Ifrani
Badan
Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gajayana Malang sukses melaksanakan
agenda besar bertajuk Upgrading Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Kegiatan yang
berlangsung pada Senin, 27 April 2026, ini bertempat di Aula Pascasarjana Uniga
Malang dan dihadiri oleh jajaran fungsionaris organisasi dari berbagai
fakultas.
Dengan
mengangkat tema yang cukup menantang, "Ormawa di Persimpangan: Antara
Idealisme dan Realitas Apatisme Kampus", acara ini dirancang untuk
menjawab keresahan mengenai penurunan partisipasi mahasiswa dalam kehidupan
berorganisasi.
Acara
secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor II Uniga Malang, Dr. Drs. Sugeng Mulyono.
Dalam sambutannya, beliau tidak hanya memberikan arahan administratif, tetapi
juga bertindak sebagai pembicara. Beliau menekankan bahwa kemajuan universitas
sangat bergantung pada kolaborasi aktif antara birokrasi kampus dan
mahasiswa."Mahasiswa harus mampu menyeimbangkan kewajiban akademik dengan
tanggung jawab organisasi. Ormawa adalah tempat terbaik untuk mematangkan
kepemimpinan sebelum terjun ke masyarakat," ujar Dr. Sugeng.
Guna
memperluas cakrawala berpikir peserta, BEM Uniga menghadirkan Moh Fauzi,
Koordinator BEM Malang Raya, sebagai narasumber tamu. Fauzi membedah fenomena
"Apatisme Kampus" yang kian marak dan memberikan strategi bagi para
pengurus Ormawa agar tetap relevan dalam menyuarakan isu-isu mahasiswa.
Presiden
Mahasiswa Uniga Malang, Hendra Muansyah, selaku penyelenggara menyatakan bahwa
kegiatan ini merupakan langkah awal untuk membangkitkan kembali gairah
pergerakan di kampus. Diharapkan acara ini dapat memperkuat soliditas internal
Ormawa se-Uniga, sekaligus dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa akan
pentingnya peran mereka sebagai agen perubahan.
Kegiatan
Upgrading ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni belaka, tetapi menjadi
momentum bagi mahasiswa Uniga Malang untuk kembali merapatkan barisan. Melalui
pembekalan dari sisi birokrasi dan perspektif gerakan mahasiswa, Ormawa Uniga
kini siap menghadapi tantangan realitas kampus dengan semangat idealisme yang
baru.
