- Posted by : Asdos 2021
- on : July 07, 2026
Penulis: Wirayuda
Editor: Irfani
Dalam upaya
menjembatani teori perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan, mahasiswa
Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan melakukan kunjungan edukatif ke
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang pada Kamis (02/07).
Kunjungan
ini dirancang untuk memberikan wawasan mendalam mengenai tata kelola keuangan
negara, khususnya terkait peran strategis perbendaharaan dan perpajakan dalam
pembangunan nasional.
Agenda
utama kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi yang komprehensif oleh tim
ahli dari KPPN Malang. Mahasiswa disuguhkan materi seputar fungsi krusial pajak
dan bagaimana alokasi dana APBN disalurkan untuk menggerakkan roda perekonomian
daerah.
Antusiasme
mahasiswa terlihat jelas sepanjang sesi. Tidak sekadar menyimak dengan saksama,
ruang aula KPPN Malang juga hidup dengan sesi tanya jawab yang interaktif.
Berbagai pertanyaan kritis seputar kebijakan fiskal terkini, digitalisasi
pelayanan publik, hingga tantangan pemungutan pajak berhasil dijawab dengan
lugas oleh para pemateri.
Setelah
dibekali materi teoretis, rangkaian acara dilanjutkan dengan agenda yang paling
dinanti, yaitu office tour. Menariknya, mahasiswa diajak berkeliling menyusuri
dua area utama, Kantor KPPN lama dan baru.
Melalui
office tour ini, mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana budaya kerja
aparatur sipil negara (ASN) di bawah Kementerian Keuangan dalam melayani
masyarakat secara profesional.
"Kegiatan
ini membuka mata kami bahwa teori ekonomi pembangunan yang kami pelajari di
kelas sangat dinamis saat diterapkan di lapangan. Ditambah lagi, bisa melihat
langsung transformasi kantor lama ke kantor baru yang sangat modern memberikan
pengalaman yang berkesan," ujar salah satu mahasiswa peserta kunjungan.
Kunjungan
edukatif ini diharapkan tidak menjadi agenda sekali selesai. Pihak program
studi maupun KPPN Malang berharap kegiatan serupa dapat berlangsung secara
simultan dan berkesinambungan di masa mendatang.
Ke depan,
kolaborasi ini diharapkan dapat berkembang dalam berbagai bentuk, mulai dari
program magang mahasiswa, riset bersama, hingga kuliah umum praktisi demi
mencetak lulusan Ekonomi Pembangunan yang siap kerja dan paham betul akan
realitas kebijakan fiskal negara.
